Bab Seratus Lima Puluh: Legenda Orang Kecil yang Mendapatkan Kekuasaan
Beberapa menit kemudian, sebuah desas-desus menyebar dengan liar di internet: sebanyak 45 pengawas ujian, 65 staf administrasi, 2 petugas penegak hukum, serta lebih dari 200 peserta ujian telah ditangkap!
Semua orang ini dijebloskan ke dalam tahanan!
Bahkan militer pun dikerahkan; jangan ditanya, pokoknya tujuannya adalah menangkap orang.
Operasi penangkapan besar-besaran ini menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat. Banyak warga sipil keliru menduga bahwa ada lagi entitas aneh yang menyusup ke Kapal Yunhai.
Sebab, jika ditotal, jumlahnya mencapai lebih dari 300 orang. Hampir di setiap kompleks perumahan ada warganya yang dicokok, dan penangkapan itu dipimpin langsung oleh militer dengan wajah kaku tanpa memberikan penjelasan sepatah kata pun.
"Tolong! Ada apa ini? Tetangga saya sedang asyik makan, tiba-tiba diseret oleh segerombolan tentara! Adakah orang dalam yang tahu cerita sebenarnya? Jangan-jangan cacing pengendali otak menyusup lagi ke Kapal Yunhai?"
Mereka yang tidak tahu menahu mengira telah terjadi suatu peristiwa mengerikan.
"Aku tahu kenapa mereka ditangkap. Mereka curang dalam ujian... Yah, untungnya bukan penyusupan makhluk aneh."
"Curang ujian?"
"Maksudnya ujian penerimaan pegawai yang baru saja usai. Karena orang-orang ini berlaku curang saat ujian, makanya mereka diciduk. Lebih dari dua ratus orang berbuat curang, lalu bagaimana lagi, mungkin di balik layar jumlahnya jauh lebih banyak..."
"Sialan!" seru seorang warganet yang emosi di tempat.
Seketika itu pula, massa yang tadinya bersikap bodoh amat mendadak diselimuti kemarahan.
Ujian rekrutmen pekerjaan saat ini menyangkut kepentingan pribadi setiap individu.
Jika seseorang gagal ujian, mengerjakannya dengan buruk, dan tidak mendapatkan pekerjaan, itu berarti kemampuan diri sendiri kurang sehingga harus berlapang dada menerimanya.
Kalah bersaing dan mengaku kalah secara sportif adalah prinsip yang selalu dianut oleh masyarakat Negara Xia. Jika ujianmu hancur, apa boleh buat? Orang lain yang memang pintar dan layak mendapatkan posisi lebih baik memang sudah sepatutnya menerimanya. Seleksi bakat melalui ujian hampir bisa dikatakan sebagai cara yang paling adil dan jujur.
Namun, sekarang orang-orang lain itu justru berbuat curang secara terang-terangan, lalu untuk apa semua ini? Kalau begitu, tidak usah ada yang repot-repot ujian, berbuat curang bersama-sama saja sekalian!
Aturan tak tertulis dinamakan demikian karena aturan tersebut tidak tahan terhadap sorotan cahaya matahari dan tidak pula tahan terhadap diskusi publik.
Maki-maki penuh amarah bermunculan di internet, dan emosi kemarahan rakyat dengan cepat merembet ke setiap sudut Kapal Yunhai.
Kepadatan populasi di masyarakat Kapal Yunhai sangat tinggi; penyebaran berita penting seperti ini terkadang hanya butuh waktu setengah jam atau satu jam saja agar semua orang mengetahuinya.
Bahkan orang tua Lu Yiming pun meneleponnya untuk bertanya apakah dia terlibat dalam masalah ini.
"Ha, Ayah... Tenang saja, masalah ini tidak ada hubungannya denganku. Aku juga tidak mungkin membocorkan soal ujian, memangnya aku orang yang seperti apa? Aku bahkan tidak mau menerima hadiah... Ayah tenang saja."
Lu Yiming menenangkan orang tuanya, lalu menyunggingkan senyum lebar ke arah Jin Lili.
Tentu saja dia terlibat, hanya saja dia berada di pihak yang melakukan penangkapan!
"Kamu menyebalkan sekali, tidak paham kenapa kamu bisa senang begitu!"
"Aku memang merasa sangat gembira, tetapi aku sendiri tidak tahu alasannya!" Lu Yiming berpikir lama sekali tanpa menemukan jawabannya: "Mungkin inilah yang disebut sebagai 'orang rendahan yang sedang memegang kuasa'..."
Jin Lili tertawa kecil, "Wah, ada ya orang yang mengaku dirinya sendiri sebagai orang rendahan. Sungguh mengerikan tidak berpendidikan, biar sang juara kelas ini yang memberitahumu, ini adalah kebahagiaan yang bersumber dari kekuasaan."
"Esensi dari kekuasaan adalah melihat sejauh mana kamu mengendalikan dan memengaruhi orang lain, bahkan kehidupan spiritual seluruh masyarakat."
"Jika mengikuti teori kebutuhan, ini adalah proses perwujudan nilai pribadi. Kamu merasa nilai pribadimu telah terwujud, makanya kamu bahagia."
Lu Yiming memandangnya sinis, "Aku kan bukan orang yang mulia."
Perkembangan situasi selanjutnya menjadi semakin rumit ketika sebagian media resmi mempublikasikan bukti-bukti yang telah dikumpulkan.
Tulisan-tulisan yang tidak senonoh serta berbagai aturan tersembunyi itu, seperti "tidur semalam demi membocorkan soal ujian", benar-benar bagaikan menuangkan minyak ke dalam kobaran api, membuat kemarahan rakyat meletus bagaikan gunung berapi, hingga suhu di seluruh Kapal Yunhai naik beberapa derajat.
Sebagian besar masyarakat bergabung dalam gelombang kecut dan kutukan. Jika orang-orang ini tidak dijatuhi hukuman berat, masyarakat bahkan hampir memberontak.
Tentu saja, ada pula sebagian kecil orang yang berada dalam kecemasan karena mereka sedikit banyak telah memanfaatkan aturan tak tertulis demi meraup keuntungan pribadi.
Kini setelah semuanya dibongkar ke permukaan, wajar saja jika mereka takut menghadapi pembersihan.
Dalam satu jam berikutnya, Ding Yuan mengumumkan sebuah saluran komunikasi langsung dengan para pemimpin tingkat tinggi di televisi. Warga dapat mempublikasikan informasi di platform daring ini, melakukan dialog langsung dengan para pemimpin tertinggi di tempat perlindungan, serta melaporkan fenomena pelanggaran hukum.
"Tuan-tuan dan nyonya-nyonya di Kapal Yunhai, kasus kecurangan ujian besar-besaran kali ini sangat mengejutkan dan membuat kita ngeri! Jika orang-orang ini ditempatkan di posisi-posisi penting kita, sangat sulit dibayangkan akan menjadi seperti apa masyarakat Kapal Yunhai kita nantinya?!"
"Ding Yuan pandai juga bersandiwara..." puji Lu Yiming sambil tersenyum: "Jelas-jelas dia sendiri yang sengaja memancing di air keruh dengan mengekspos celah sistem demi menjebak orang agar berbuat curang."
"Apakah orang-orang yang berkecimpung di dunia politik itu sederhana?" ujar Jin Lili: "Bisa jadi suatu saat nanti kamu dijual olehnya tanpa kamu sadari, bahkan kamu sendiri yang akan membantunya menghitung uang."
"Mana mungkin... Aku kan tidak melakukan kesalahan apa pun. Lagi pula, berdasarkan pemahamanku tentang Ding Yuan, orangnya sebenarnya cukup baik. Secara keseluruhan dia adalah sosok yang pragmatis dan bukan tipe pembohong. Kita cukup beruntung memiliki dia di Kapal Yunhai. Kalau diganti pemimpin lain, entah seperti apa suasananya nanti."
Lu Yiming adalah orang yang memiliki kemampuan nyata dan siap bekerja keras. Selama Kapal Yunhai ingin terus maju dan berkembang, mereka tidak mungkin bisa lepas dari bakat-bakat pekerja keras seperti ini.
Selain itu, pengaruh Lu Yiming saat ini sudah cukup besar. Sebagai tokoh dengan kekuasaan nyata sekaligus pemimpin tim kemampuan super, dia tidak bisa ditangkap sembarangan sebelum melakukan kesalahan besar, jika tidak, seluruh tim tidak akan bisa dipimpin lagi.
"Hmm... Masuk akal juga. Tapi kamu, sebagai seorang perjaka tua, biasanya paling sulit menaklukkan godaan wanita... Bisa jadi suatu saat nanti kamu juga akan melakukan kesalahan besar." Jin Lili terus mengggodanya, sepenuhnya menampilkan sifat aslinya yang suka menggoda.
"Ehem, mana mungkin." Lu Yiming berdehem, "Aku kan bukan orang zaman purba... Internet sekarang sudah begitu maju, siapa sih yang tidak punya beberapa guru pertama..."
Suara di televisi melanjutkan: "...Masyarakat kita baru saja dibangun, berbagai sistemnya masih belum matang dan belum sempurna, itulah sebabnya banyak orang memanfaatkan celah yang ada. Saya yakin kalian semua sebenarnya sangat sadar akan hal ini! Beberapa aturan tersembunyi terbentuk dalam beberapa bulan terakhir, dan semua orang menganggapnya lumrah serta merasa tidak masalah selama tidak merugikan kepentingan sendiri. Namun, sikap acuh tak acuh inilah yang justru sangat tidak masuk akal!"
"Jika kita ingin menciptakan lingkungan yang adil dan jujur, ini membutuhkan usaha bersama dari setiap orang, bukan sekadar omongan kosong segelintir orang saja."
"...Ada hama-hama yang ingin merusak lingkungan ini. Sebagian orang tahu bahwa hal itu salah, tetapi tetap membiarkan perilaku tersebut, bahkan ingin menjadi hama serupa. Jika benar demikian, tatanan sosial kita akan terus membusuk, bagaikan sebatang kayu mati yang bagian luarnya tampak utuh, tetapi sebenarnya kosong di dalam dan tidak mampu menahan tekanan apa pun."
"...Platform daring yang baru dibuka ini adalah wadah bagi kalian untuk berkomunikasi secara langsung dengan kami. Kita harus mengerahkan kekuatan pengawasan dari rakyat!"
"...Segera laporkan jika menemukan fenomena pelanggaran hukum! Di sini saya berjanji, setiap laporan yang disertai bukti pasti akan kami tanggapi dan tindak lanjuti secara tepat waktu, sekaligus kami jamin keselamatan pribadi para pelapor! Pada saat yang sama, kami juga akan memberikan penghargaan material dalam tingkat tertentu kepada para pelapor!"
"Dan bagi para pelaku kecurangan ini, kami pasti akan menghukum mereka dengan tegas!"